Friday, May 10, 2019

Pemerintah Kecamatan Bojonegara 
Safari Ramadhan 
di Desa Lambangsari


KERAKAL – Safari Ramadhan 1440 Hijriyah Pemerintah Kecamatan Bojonegara bersama Unsur Muspika Kecamatan Bojonegara dan Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Bojonegara Melaksanakan Safari Ramadhan Di Masjid Jami’ AT_TAQWA Kp. Kerakal Desa Lambangsari (10/5/2019) malam.


Safari Ramadhan 1440 H di Masjid AT-TAQWA ini diikuti oleh segenap umat muslim yang ada di Kp. Kerakal Desa Lambangsari Kecamatan Bojonegara. Secara umum kegiatan ini berjalan dengan aman, lancar dan sukses.

Ketua DKM Masjid AT-TAQWA Ust. Azhari menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Camat Bojonegara yang telah menunjuk Masjid AT-TAQWA untuk kegiatan Safari Ramadhan 1440 Hijriyah. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pemerintah Desa Lambangsari, para pengurus DKM, dan jamaah warga Kp. Kerakal atas terselenggaranya safari Ramadhan di Masjid AT-TAQWA. 


Sementara Danramil Kecamatan Bojonegara dalam sambutannya meminta agar terus menjaga dan merawat masjid serta menjaga kerukunan dalam Bermasyarakat, Menjaga Keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing serta menjaga kekompakan antar masyarakat, khususnya masyarakat Kp. Kerakal umumnya Warga Desa Lambangsari.
Tentunya momentum Ramadhan melalui safari ini bisa saling silaturrahim, dialog dan diskusi agar suasana kondusif tetap terjaga. 

Kegiatan Safari Ramadhan dilanjutkan tausiyah Dengan penceramah dari Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Bojonegara.

Beliau menyampaikan uraian hikmah  tentang 4 golongan manusia yang dirindukan surga. Ketika manusia menginginkan surga, ini malah surga sendiri yang merindukan golongan tersebut. Siapa sajakah mereka?

  1. Orang yang gemar membaca kitab suci Al-Qur’an
Golongan pertama manusia yang dirindukan surga adalah mereka yang gemar membaca kitab suci Al-Qur’an.  Al-Qur’an merupakan pedoman hidup umat Islam, membaca dan memahami serta mengamalkannya menjadi bentuk ibadah yang sangat besar pahalanya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak merugi.”  (QS.  Al-Fathir: 29).
Adalah sebuah anugerah yang istimewa ketika surga merindukan manusia yang gemar membaca Al-Qur’an.  Karena dengan bacaan tersebut, Allah telah pula memberikan ketenangan batin, kasih sayang dan kecintaan-Nya, serta kemuliaan dan selalu diingat oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.  Subhanallah.
Balasan berupa pahala yang sangat besar juga telah disiapkan bagi mereka yang gemar membaca kitab suci Al-Qur’an sebagaimana sabda Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam berikut ini:
“Siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan AlifLaamMiim satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf, dan Miim satu huruf.”  (HR.  Tirmidzi).
  1. Orang yang mampu menjaga lisannya
Golongan manusia yang dirindukan surga berikutnya adalah mereka yang senantiasa menjaga lidahnya dari perkataan yang tidak baik.  Orang yang mampu menjaga lisannya tentu tidak akan menyakiti orang lain dengan perkataannya.  Hendaklah kita menjaga lisan kita sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan perkataan yang baik dan bermanfaat.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:  “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu sekalian kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki amalan-amalanmu dan mengampuni dosa-dosamu.  Siapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.”  (QS.  Al-Ahzab:  70-71).
Lidah memang bisa menimbulkan masalah besar jika tidak mampu menjaganya dengan perkataan yang baik dan benar.  Lidah bisa lebih tajam dari pedang, karena dengan lidah seseorang bisa melakukan fitnah, menyebarkan kebohongan dan kebencian sehingga menimbulkan pertikaian bahkan perpecahan.
Dari Abi Hurairah Radhiyallahu ‘anhu sesungguhnya Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:  “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia berkata baik atau lebih baik diam, barangsiapa yang beriman maka hendaklah ia memuliakan tetangganya dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya.”  (HR.  Bukhari).
  1. Orang yang memberikan makanan kepada mereka yang sedang kelaparan
Golongan selanjutnya yang dirindukan surga adalah mereka yang memberikan makanan kepada orang yang sedang kelaparan.  Kebiasaan bersedekah dan membantu orang lain yang membutuhkan memiliki banyak keutamaan karena amalan tersebut merupakan perbuatan yang sangat mulia dan berpahala besar.
Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:  “Allah tidak menarik kekasih-kekasih-Nya kecuali atas kedermawaan dan akhlak yang baik.”  (HR.  Ibnu Hibban).
  1. Orang yang berpuasa di bulan suci Ramadhan
Di bulan suci Ramadhan Allah telah menjanjikan kepada hamba-Nya ampunan dan pembebasan dari panas api neraka.  Terutama bagi mereka yang ikhlas menjalankan ibadah puasa, menghidupkan malamnya dengan sholat dan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda:  “Siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan, karena iman dan ikhlas maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”  (HR.  Bukhari Muslim).
Rasulullah SAW juga bersabda:  “Di surga ada delapan pintu.  Diantaranya ada pintu yang dinamakan Ar-Rayyan.  Tidak dibolehkan memasukinya kecuali orang-orang yang berpuasa.”  (HR.   Bukhari).
Di momen Ramadhan tahun ini beliau berpesan, untuk memperketat lagi ibadahnya. Dengan harapan Semoga kita menjadi salah satu manusia yang dirindukan surga Allah. Aamiin





 

Tuesday, September 12, 2017

MUSDES DESA LAMBANGSARI

Sarana Mewujudkan Rencana Kerja Pembangunan Desa Lambangsari Tahun 2018 yang semakin Partisipatif

LAMBANGSARI;12/09/2017 Badan Permusyawaratan Desa Lambangsari dan Pemerintah Desa Lambangsari beserta unsur Lembaga Pemerintah Desa Lambangsari dan Tokoh masyarakat  Hari ini 12/09/17 melaksanakan Musyawarah Desa

Hadir dalam acara ini Camat Kec. Bojonegara yang diwakili Oleh Bpk. Lafdi Kasi PMD Kec. Bojonegara , Kades Lambangsari Bapak Juni., Ketua BPD Desa Lambangsari Bapak H.Hasbari, Ketua LPMD Desa yang diwakili Bpk. Fudel, TP.PKK Desa Lambangsari , Ketua  Karang Taruna Bhakti Masyarakat,  sejumlah ± 47 orang.
Suheli dari Pendamping Desa mengarahkan agar Sumber dana dan alokasi dana desa digunakan tepat sasaran sesuai dengan usulan program kegiatan yang menjadi ketatapan RPJMDes dan sesuai harapan masyarakat. “Program pembangunan penetapan RPJMDes sesuai usulan dari masyarakat melalui Musdus (Musyawarah Dusun) dan Musdes, setelah ditetapkan akan menjadi RKPDes dan APBDes untuk pembangunan di Tahun berikutnya.  RKPDes harus mengacu pada RPJMD Kab. Serang”, tuturnya.

Pada kesempatan tersebut di singgung juga pembentukan Bumdes untuk menambah PAD Desa, yang mana pelaksanaanya masih dalam program perencanaan desa.

Bpk. Lafdi mengatakan Musdes ini untuk membahas rencana usulan prioritas pembangunan di tahun 2018. Menyelaraskan pembangunan fisik dan non fisik juga penting. Pemberdayaan masyarakat dan lain lain“, tuturnya.

Acara dipimpin oleh ketua BPD Desa Lambangsari, H.Hasbari dan selanjutnya akan dibentuk tim 11 dan tim Verifikasi untuk Musyawarah program prioritas Desa Lambangsari Tahun 2018. 

Ada 4 bidang kelompok musyawarah Tim penyusun RKPDes, bidang pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat dan pembinaan kemasyarakatan. Setelah disampaikan usulan dari masing-masing tim selanjutnya dibentuk Pembentukan tim Verifikasi untuk Pentepan RKPDes 2018 Desa Lambangsari. 

Bapak Rohili S.Pd Selaku Sekretaris BPD Selanjutnya melaksanakan Pembentukan Tim 11 diantaranya Bpk. Juni Selaku Pembina, Fathurrahman, S.Pd Selaku Ketua, dan beranggotakan Sakuro,SE, Suherman, ST, Faujul Iman, Fudel, Humaidiyah, Salbani,S.Pd, Ust.Sami'an dan Ust. Tabrani dan untuk Tim Verifikasi yang di tetapkan diantaranya adalah Komarudin, Solihan, Umi Kurniawati, dan Ubaidillah.

Musdes Desa Lambangsari dari Jam 13.00 selesai hingga jam 16.00 Wib dalam keadaan lancar dan kondusif.

Saturday, September 2, 2017

HUT RI 72 DESA LAMBANGSARI

SEMARAK HUT R1 KE 72 DESA LAMBANGSARI



Menyambut HUT RI yang ke-72 berbagai acara digelar. Mulai dari acara resmi seperti upacara hingga hiburan dan dan budaya. Untuk ikut merayakan dan melestarikan kekayaan tanah air serta melanjutkan perjuangan pahlawan di era modernisasi ini, Desa Lambangsari Melaksanakan Peringatan Hari Besar Nasional.


Acara yang berlangsung sejak 23 Juli sampai 17 Agustus 2017 diisi dengan sederetan acara bertema kemerdekaan dari berbagai bidang mulai dari Tournament Folley Ball, Futsal, Lomba-lomba Nuansa Pendidikan, fashion Budaya Masyarakat, dan Seni budaya Bandrong Banteng malang ikut meramaikan kegiatan. Puncak acara akan digelar pada tanggal 17 Agustus 2017 bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Yakni Upacara yang di ikuti semua Jajaran SKPD  dan masyarakat se-Desa Lambangsari, selepas upacara Desa Lambangsari Menggelar Door Prize untuk masyarakat desa Lambangsari Sebagai Puncak acara.

 “Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Indonesia ke-72 tahun, Desa Lambangsari mengajak masyarakat untuk merayakan perbedaan dan keberagamanan dengan terus menjunjung tinggi Pancasila dan semangat Bhinneka Tunggal Ika,” kata Gausul saat ditemui (17/8/2017). 

Setelah selesainya acara HUT RI yang dilaksanakan Desa Lambangsari Tak kalah penting masyarakat yang berada di kampung-kampung juga melaksanakan kegiatan perlombaan, dari Tarik tambang, makan kerupuk, balap karung dan lain sebagainya, itu semua adalah bagian dari kebersamaan dan keragaman masyarakat dalam rangka memeriahkan HUT RI Ke 72.

Suksesi acara ini didukung oleh Pemerintah Desa Lambangsari bersama masyarakat Se-Desa Lambangsari.
“Kami ucapkan banyak terima kasih Kepada semua SKPD dan unsur masyarakat Se-Desa Lambangsari Atas Buah Partisipasi Aktifnya terhadap Kegiatan ini, ini adalah buah bukti kesemangatan,kebersamaan masyarakat Desa untuk membangkitkan semangat juang, semangat membangun desanya melalui peringatan Hari Besar Nasional HUT RI Ke 72, Mudah – mudahan tahun yang akan datang terus di tingkatkan, dan lebih baik lagi.” Ujar Kepala Desa.